post-image 18Jul

Xiaomi Mi A3 Resmi, Punya 3 Kamera dan Pemindai Sidik Jari di Layar

KOMPAS.com - Setelah rangkaian bocorannya sempat beredar, Xiaomiakhirnya resmi meluncurkan Mi A3 dalam sebuah acara di Spanyol, Rabu (17/7/2019).

Mi A3 merupakan ponsel Android One terbaru dari Xiaomi, penerus model Mi A2 yang juga meluncur di negara yang sama tahun lalu.

Dibandingkan pendahulunya, Mi A3 dibekali dengan sejumlah peningkatan, baik dari sisi desain, hardware, maupun software.

Baca jugaUpaya Xiaomi Menembus 5 Besar di Indonesia

Salah satunya yang paling mencolok adalah konfigurasi tiga kamera belakang yang masing-masing memiliki resolusi 48 MP (lensa wide, bukaan f/1.8), 8 MP (lensa ultra-wide, bukaan f/2.2), dan 2 MP (depth sensor, f/2.4).

Sementara itu, kamera depannya beresolusi 32 megapiksel dan dimuat di dalam sebuah notch kecil di sisi atas layar Mi A3 yang berukuran 6 inci.

 

Ilustrasi Mi A3IndiaToday Ilustrasi Mi A3

 

Layar tadi menggunakan panel AMOLED 6 inci dengan resolusi HD Plus dan rasio aspek 19,5:9.

Berbeda dengan Mi A2 yang mengandalkan pemindai sidik jari konvensional, fingerprint scannerXiaomi Mi A3 tertanam langsung di layar.

Untuk jeroannya, Xiaomi membekali Mi A3 dengan SoC Snapdragon 665 dengan RAM 4 GB dan media internal 64 GB atau 128 GB.

Mi A3 juga kini dilapisi dengan desain cangkang bernuansa warna gradasi mengkilap yang kekinian.

Baca juga: Beda Harga Rp 300.000, Ponsel Xiaomi "BM" Masih Banyak Diburu

Dari sisi software, sebagai ponsel Android One, Mi A3 menjalankan sistem operasi Android Pie 9.0 dengan antarmuka stock Android tanpa custom UI.

Fitur lain pada Xiaomi Mi A3 termasuk Bluetooth 5.0, port USB Type-C, dan baterai 4.000 mAh yang mendukung fast charging hingga 18W, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gadgets360, Kamis (18/7/2019).

Di Spanyol, Mi A3 dibanderol dengan harga 249 Euro (Rp 3,9 juta) untuk varian dengan storage 64 GB dan 279 Euro (Rp 4,3 juta) untuk varian storage 128 GB.

Xiaomi rencananya akan mulai menjual Mi A3 pada tanggal 24 Juli mendatang. Meski begitu, belum ada informasi kapan ponsel ini akan diboyong ke Indonesia.