post-image 07Sep

Espresso - Barista Skill

Cara untuk membuat espresso sebenarnya telah berevolusi cukup jauh. Salah satu contoh simpel, saat pertama kali dipopulerkan, tekanan mesin espresso tidak sampai 9 bar, tapi kini 9 bar adalah tekanan di grouphead yang umum digunakan. Kali ini akan dijelaskan cara membuat espresso yang umum.
 
Perlu diingat membuat espresso membutuhkan barista, mesin dan bahan. Mesin, yang diperlukan adalah mesin espresso dan mesin giling kopi, untuk bahan yang diperlukan adalah, tentu saja, kopi dan air.
 
Mesin espresso dibagi menjadi dua, ada mesin espresso profesional dan ada mesin espresso amatir. Kali ini yang akan dibahas adalah pembuatan espresso menggunakan mesin espresso professional.
 
Mesin espresso yang digunakan kali ini adalah Dalla Corte XT, mesin espresso profesional ini memiliki fitur-fitur yang mendukung pembuatan espresso kopi, untuk lebih jelasnya bisa dibaca di artikel berikut www.reirom.com/dallacortext. 
 
Mesin giling kopi yang digunakan kali ini adalah Dalla Corte DC Two, mesin giling kopi dengan dua hopper (penampung kopi) memudahkan menyediakan dua pilihan kopi untuk berbagai menu, fitur free hand grinding yang membuat barista bisa melakukan hal lain selama beberapa detik proses giling berlangsung, dengan kecepatan giling 4g/detik membuat kecepatan proses pembuatan espresso makin singkat.
 
Pertama, pastikan Anda sudah menentukan kopi apa yang akan digunakan. Apakah blend  atau single origin, sesuaikan dengan selera (bisa langsung ke https://www.reirom.com/showcase/product.php?source=category&category_id=129 untuk suplai kopi). 
 
Kemudian pastikan kebersihan dari mesin giling kopi serta grouphead mesin espresso sebelum memulai menyeduh espresso. 
 
Pastikan basket porta filter sudah sesuai dengan dosis kopi yang diinginkan, untuk Dalla Corte XT tersedia dua macam, basket untuk gramasi di bawah 19g dan basket untuk gramasi di atas atau sama dengan 19g.
 
Atur ukuran giling mesin giling kopi sehingga didapatkan ukuran giling yang sesuai, untuk 17g kopi umumnya penulis menggunakan ukuran giling 7 di DC Two. Dengan mudah, pengguna dapat mengubah 1 atau 2 step menjadi lebih halus atau lebih kasar.
 
Setelah mesin espresso siap digunakan, pastikan sumber air terpasang, untuk kali ini penulis menggunakan sumber air Reverse Osmosis (RO). Kenapa RO? Dengan RO air yang digunakan dapat diatur tingkat mineral yang diinginkan.
 
Ok, setelah semua siap. Ambil dua gelas/cangkir demittase (which one you wanna choose) lepaskan portafilter dari grouphead, flush grouphead, taruh portafilter di atas timbangan (bisa gunakan timbangan apa saja selama akurat) kemudian di-nol-kan, lalu pasang portafilter ke pegangan portafilter pada grinder (mesin giling) DC Two (it's up to you wanna choose hooper #1 or hooper #2), biarkan DC Two menggiling kopi dan langsung menghantarkannya ke dalam basket portafilter secara otomatis.
 
Setelah itu, timbang berat kopi yang sudah digiling, apa sudah sesuai keinginan, kali ini penulis menggunakan berat kopi sebanyak 17g. kalau belum sesuai berat kopi, tambahkan atau kurangi. Setelah berat kopi sesuai, pasang portafilter pada grouphead. letakkan demittase di bawah spout portafilter. Tekan tombol mengaktifkan aliran air panas bertekanan, kemudian tekan tombol kembali untuk menonaktifkan aliran air bertekanan.
 
Pastikan espresso menghasilkan berat 2-2,5 kali berat kopi. Setelah memastikan, voila, sajian espresso yang nikmat dan dinanti-nanti siap untuk diminum. 
 
So, enjoy your espresso!